Sunday May 20 , 2012
Font Size
   

2015, Pelanggan Mobile Broadband Capai 3,4 Miliar

http://tech.wapline.net/uploads/2010/01/mobile-broadband.jpg

Pertumbuhan seluler yang pesat di negara India dan China memicu pertumbuhan pelanggan seluler. Kini jumlah pelanggan seluler mencapai 5 miliar dengan pertambahan dua juta pelanggan per hari.

Menurut data yang dikemukakan penyedia jaringan seluler Ericsson, Senin (6/9/2010), pelanggan layanan mobile broadband terus tumbuh dan diharapkan akan mencapai lebih dari 3,4 miliar pada 2015, dari 360 juta pada 2009 lalu. Penelitian menunjukkan bahwa dalam waktu dekat sekitar 80 persen dari pengakses internet akan melakukannya dengan perangkat portabel mereka.

"Bagi sebagian adalah masalah kemudahan, sementara untuk yang lain adalah kebutuhan. Menjadi pelanggan layanan seluler memungkinkan orang yang tidak memiliki akses ke bank atau rekening bank untuk melakukan transfer uang, pemancing dan petani bisa mendapatkan update perkiraan cuaca dengan cepat, penduduk desa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan setempat, dan anak-anak untuk mengakses layanan pendidikan secara online. Ini juga memfasilitasi kegiatan operasi usaha kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar pihak Ericsson.

Di beberapa pasar yang lebih maju, perangkat terkoneksi lebih banyak jumlahnya dari orang, dan ini mendorong peningkatan trafik jaringan. Visi Ericsson adalah akan menghubungkan 50 miliar perangkat dalam dekade ini.

Diranah komunikasi, perubahan terjadi demikian cepatnya dan pada Desember tahun lalu, tercatat pencapaian lain ketika jumlah trafik data melalui jaringan seluler lebih tinggi daripada trafik layanan suara.

Komunikasi mesin ke mesin atau M2M, akan menjadi faktor penentu dalam pertumbuhan industri seluler di masa yang akan datang. Perusahaan-perusahaan energi akan semakin memahami kebutuhannya, peningkatan efisiensi dan memangkas biaya-biaya operasional. Di bidang transportasi, solusi tracking akan semakin mengoptimalkan rute jalan dan keamanan untuk kendaraan di jalanan. Tanda-tanda digital yang dapat di-update secara remote, kamera yang dapat mengirim foto seketika itu ke seluruh penjuru dunia hingga mesin soda yang dapat mengisi ulang kembali secara otomatis adalah contoh lain bahwa teknologi mesin ke mesin menjadi nyata.